Ono Surono, ST

Belajar, bekerja dan berjuang bersama rakyat
Kamis, 6 Agustus 2020

Ono Surono Dampingi Menteri Sosial Pantau Langsung Penyaluran BST

4 Juli 2020, 21:20 Politik dan Hukum


Bandung - Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial RI Juliari Batubara membuka Rakor Teknis Penguatan SDM PKH, di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (4/07/2020).

Kegiatan dilanjutkan dengan memberikan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kabupaten Bandung sekaligus meninjau Program Kemensos RI yakni e-warong.

Selain itu, Mensos dan jajaran juga menyalurkan BST di Kantor Pos Bandung serta membagikan 1000 paket sembako untuk komunitas otomotif yang terdampak covid-19.

Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di seluruh Indonesia juga dihadapkan pada kondisi sulit di masa pandemi Covid-19. 

Mereka tetap dituntut bekerja keras dalam tugasnya sebagai garda terdepan guna memastikan bantuan sosial ke masyarakat tepat sasaran namun tetap harus menjaga protokol kesehatan. 

"Ini kan kondisinya abnormal, sebagai garda terdepan yang berhubungan dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), pendamping PKH juga harus tetap sehat dan tidak terpapar COVID-19," kata Menteri Sosial Juliari P Batubara

Mensos mengatakan, di tengah kondisi pandemi semuanya menjadi tidak mudah bagi pendamping di lapangan. 

Untuk itu dirinya meminta kepada pendamping PKH, koordinator wilayah (korwil), koordinator regional (koreg), koordinator kabupaten (korkab), dan suvervisor, serta 500 peserta yang mengikuti kegiatan ini secara virtual, agar meningkatkan kualitas dalam pendampingan KPM di wilayahnya masing-masing. 

Terlebih di Jawa Barat tercatat ada sebanyak 1.750.000 KPM atau sekitar 20% penduduk menerima program bansos PKH. Ditambah dengan penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak 3,5 juta keluarga. 

Belum lagi adanya warga yang kehilangan penghasilan akibat terdampak COVID-19 dan sebelumnya tidak masuk dalam data penerima PKH dan BPNT.

"Sejak Januari-Juli 2020 sekitar Rp3,7 triliun sudah tercairkan untuk program tersebut. Realisasinya tidak mungkin lancar kalau koordinasi dengan daerah tidak bagus. Makanya koordinasi ke daerah terus ditingkatkan agar serapan bantuan dan anggaran juga bisa cepat, sesuai dengan keinginan Pak Presiden," ucapnya. 

Juliari berpesan kepada pendamping PKH, untuk memastikan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) tetap dipegang oleh KPM. Tidak boleh dikolektif oleh siapapun baik bank, penyalur, pendamping sosial, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), ketua kelompok, atau pihak manapun dengan alasan apapun. 

"Saya ingin KPM pegang KKS sendiri dan manfaatkan sebaik-baiknya bantuan sosial untuk pemenuhan kebutuhan dasar baik pangan, kesehatan, maupun pendidikan," imbuhnya. 

Selain dihadiri pendamping PKH, korwil, koreg, korkab, dan suvervisor, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily, dan anggota Komisi IV DPR RI yang juga Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono. Serta Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Setiawan Wangsaatmaja, Kepala Dinas Sosial Jabar Dodo Suhendar, Asisten Daerah II Setda KBB Maman Sulaeman, dan Kepala Dinas Sosial KBB Heri Pratomo. 

Sumber : : http://m.ayobandung.com/read/2020/07/04/102689/kondisi-abnormal-akibat-covid-19-mensos-minta-pendamping-pkh-kerja-keras

ASPIRASI RAKYAT
  • HAMBA ALLAH
    10 Juli 2020
    mantap
  • BUDI
    1 Juni 2020
    MAntap maju terus pak Ono Ketua DPD PDI Perjuangan JAwa Barat... Jaya selalu.. sehat selalu ketua... salam dari desa Krimun Losarang
  • AMIN JATISAWIT LOR
    31 Maret 2020
    Ribut-ribut Corona di Indonesia, desa kami baik-baik saja... di desa kami susah bikin kelompok tani... bagaimana caranya akses program dari pak Ono selain syaratnya kelompok tani.. terimakasih.
  • MOHAMAD NURUDIN
    31 Maret 2020
    Mantap
  • ABDUL
    31 Maret 2020
    Mantap pak Ono Surono... teruslah menjadi wakil rakyat yang sering turun ke jalan. membantu para masyarakat yang belum paham hak-haknya.