Ono Surono, ST

Belajar, bekerja dan berjuang bersama rakyat
Kamis, 6 Agustus 2020

Tak Ajak Mentan Garap Food Estate, Fraksi PDIP: Sikap Aneh Presiden Jokowi Tunjukan Sinyal Kekecewaan

3 Juli 2020, 22:40 Pertanian


Jakarta - Rencana Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menjaga ketahanan pangan dan mengutus jajaran menterinya untuk menjadikan Kalimantan Tengah (Kalteng) sebagai kawasan food estate atau lumbung pangan alternatif di luar Jawa menuai tanda tanya.

Tidak adanya Menteri Pertanian dalam jajaran menteri rombongan, yang tugas pokoknya menjaga ketahanan pangan lewat produksi pertanian dinilai menunjukkan kekecewaan Presiden Jokowi terhadap Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Pasalnya, jajaran menteri yang diutus adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, hingga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Anggota Komisi IV DPR Fraksi PDI Perjuangan Ono Surono membenarkan merasa keanehan itu ketika Mentan Syahrul Yasin Limpo tak dilibatkan. Menurutnya, memang seharusnya Kementan dilibatkan.

Ono menilai Kementan memiliki analisis terkait dengan lahan rawa atau gambut yang ada di Kalimantan apakah bisa ditanami oleh padi atau tanaman pangan lainnya.

Ia menduga presiden juga sudah menilai mengenai program cetak sawah baru kurang maksimal meski itu merupakan tupoksinya Kementan. Ono juga tidak menampik kemungkinan tidak dilibatkannya Syahrul Yasin Limpo adalah karena kinerjanya kurang bagus.

“Ya bisa jadi seperti itu, bisa juga karena kemarin kurang berhasil dalam mencetak sawah baru. Kedua, mungkin anggaran di Kementan tidak ada.

Ketiga, bisa karena kemampuan Kementan sendiri yang kurang maksimal terkait dengan infrastruktur pertanian. Jadi itu mungkin yang jadi pertimbangan presiden,” kata Ono, Jumat ( 3/07/2020).

Menurut dia Presiden Jokowi juga pasti punya penilaian terhadap kinerja para menterinya.

Ia berharap ada perubahan yang signifikan di Kementan. Menurut Ono, dari tahun ke tahun periode ke periode ganti menteri tetap saja tidak ada perubahan yang signifikan di Kementan. Mengenai peran Menhan, dia minta semua pihak berpikir positif.

“Nah, kalau pak Prabowo apa ya? Ya kita sih positif saja. Mungkin keterlibatan unsur TNI dalam membuka lahan. Kan membuka lahan itu tidak mudah. Di TNI kan ada pasukan khusus untuk membuka lahan. Ketiga menteri ini kan harus berkomunikasi dengan Kementan terkait daya dukung lahannya,” ujar Ono.


Baca Selengkapnya : http://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-01583549/tak-ajak-mentan-garap-food-estatefraksi-pdip-sikap-aneh-presiden-jokowi-tunjukan-sinyal-kekecewaan

ASPIRASI RAKYAT
  • HAMBA ALLAH
    10 Juli 2020
    mantap
  • BUDI
    1 Juni 2020
    MAntap maju terus pak Ono Ketua DPD PDI Perjuangan JAwa Barat... Jaya selalu.. sehat selalu ketua... salam dari desa Krimun Losarang
  • AMIN JATISAWIT LOR
    31 Maret 2020
    Ribut-ribut Corona di Indonesia, desa kami baik-baik saja... di desa kami susah bikin kelompok tani... bagaimana caranya akses program dari pak Ono selain syaratnya kelompok tani.. terimakasih.
  • MOHAMAD NURUDIN
    31 Maret 2020
    Mantap
  • ABDUL
    31 Maret 2020
    Mantap pak Ono Surono... teruslah menjadi wakil rakyat yang sering turun ke jalan. membantu para masyarakat yang belum paham hak-haknya.